Papandayan Mountain

Posted by Erpe at 8:44 AM

Monday, July 7, 2008

Kota Garut, menjadi patokan apabila kita ingin mendaki gunung Papandayan. Gunung dengan elevasi di bawah 3000-an meter itu sangat terkenal di kalangan para pendaki, khususnya pendaki pemula. Selain terkenal dengan keindahan struktur alamnnya, gunung ini juga memiliki kawah belerang yang masih aktif dan letaknya cukup dekat dengan lokasi parkir kendaraan terakhir.

Perjalanan dapat kita awali dari terminal Kampung Rambutan, Jakarta atau terminal Baranagsiang, Bogor. Lalu dengan menumpang bus antar kota kita menuju terminal Garut yang ditempuh kurang lebih dalam waktu 5 jam perjalanan. Dari terminal Garut ini kita sambung dengan colt menuju Cisurupan, sebuah desa di kaki gunung Papandayan. Dari sini pun kita harus menumpang ojek atau kendaraan bak terbuka menuju pos pendakian. Mendaftarkan diri adalah hal pertama yang harus kita lakukan, yaitu dengan menyerahkan foto copy KTP beserta uang masuk sebesar dua ribu rupiah.

Kita tak perlu pusing-pusing bila kita ingin sarapan atau ‘ngopi’ karena di sekitar pos ini banyak warung yang menyediakannya apalagi pada saat liburan sekolah. Dengan mengeluarkan kocek secukupnya kita dapat memuaskan hasrat perut ini.

Pendakian ada baiknya dimulai pada pagi hari sekitar pukul 8.00 WIB, hal ini untuk memudahkan kita menikmati keindahan alam liar gunung Papandayan. Setelah melaporkan diri, dan mempersiapkan segala persediaan makanan kita menelusuri jalur pendakian melewati sisi kawah belerang. Tak usah mengkhawatirkan persediaan air, gunung inilah yang akan menyediakannya. Pertama adalah sebuah sungai pada alun-alun pertama dan parit mata air pada alun-alun yang kedua, yang letaknya di bawah puncak gunung Papandayan.

Dalam waktu 1-2 jam kita akan sampai pada alun-alun pertama, dan dengan sedikit istirahat kita melanjutkan perjalanan menuju alun-alun kedua. Alun-alun yang disebut terakhir ini boleh dibilang masih perawan karena jarang tersentuh manusia. Ini dibuktikan dengan bersihnya lokasi dari sampah dan masih rimbunnya padang Eldelweis yang luasnya mencapai puluhan are itu. Namun untuk mencapai ke sana, kita harus terlebih dahulu melewati puncak G. Papandayan yang karena lebatnya pepohonan, sangat menyulitkan pendaki untuk memilih jalur yang benar di daerah tersebut. Dari lokasi alun-alun pertama alun-alun ini dapat ditempuh dalam waktu 2-3 jam saja.

Untuk turun, ada dua alternatif jalur yang dapat ditempuh yaitu kembali lewat jalur semula atau jalur baru menuju sebelah utara G. Papandayan. Masing-masing memakan waktu 3 jam dan 6 jam.

Biasanya bagi para pendaki pemula saat musim liburan adalah saat favorit bagi mereka untuk berkemah. Lokasinya biasanya terletak di sekitar alun-alun pertama. Tempatnya cukup datar dan tersedia cukup air serta banyak ditumbuhi pohon Mutiara Putih, Eldelweis.

0 comments: